‘Lautan Jemaat’ Warnai Ibadah Malam Natal di GPIB Zebulon Batam

IDNNews.co.id, Batam – Seluruh umat kristen di dunia melaksanakan ibadah malam Natal 2025. Tak terkecuali jemaat Gereja Protestan di Indonesia Bagian Batam (GPIB) Zebulon Batam, Rabu (24/12/2025) malam. 

Hampir 1.000 jemaat menghadiri ibadah yang dimulai pukul 18.00 WIB itu. Beberapa jam sebelumnya, gedung gereja GPIB Zebulon disterilkan oleh Polri. Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait memimpin langsung pengamanan gedung gereja dan prosesi ibadah malam Natal.

Karena jemaat berjubel, ratusan orang harus mengikuti jalannya ibadah di luar gedung gereja. Panitia sebelumnya telah menyiapkan tenda untuk antisipasi membludaknya jemaat yang hadir.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Kado Hari Bakti BP Batam ke-54, Realisasi Investasi Batam Capai Rp 33,6 Triliun Hingga Triwulan III 2025

Ibadah malam Natal dipimpin Ketua Majelis Jemaat GPIB Zebulon Batam Pendeta Juliana Parapat-Lende. Dalam khotbahnya, ia minta jemaat yang hadir untuk tidak memaknai Natal sebagai rutinitas menyambut bayi mungil yang lemah dan tak berdaya.

“Karena Natal telah dinubuatkan jauh sebelum peristiwa di Betlehem tempat Yesus lahir. Konsep rencana Allah untuk menyelamatkan manusia sudah ada jauh sebelumnya,” ujar Pendeta Inna, sapaan akrab Juliana Parapat-Lende.

Ia juga menegaskan bahwasannya orang Kristen harus hidup dalam terang karena Yesus itu sendiri sebagai pembawa terang.

Selain itu Pendeta Inna juga minta kepada jemaat untuk membangun relasi yang baik dan intim dengan Allah dan menghormati-Nya.

BACA JUGA:  48 Tahun Diaktifkan, OJK Perkuat Pesar Pasar Modal Indonesia untuk Kemandirian dan Kedaulatan

“Ketika engkau menghormati Tuhan, mencari-Nya maka semua akan ditambahkan kepadamu,” ujarnya.

Diakhir khotbah, ia menegaskan pentingnya umat Kristen yang merayakan Natal harus membawa perubahan dan berdampak pada keluarga, masyarakat serta lingkungan.

“Karena engkau sudah ditebus, telah dimerdekakan. Kita adalah terang, karena Allah kita itu adalah terang sehingga jangan hanya memaknai Natal sebagai seremoni biasa dalam hidup kita,” pungkasnya.

Ibadah malam Natal di GPIB Zebulon berlangsung khidmat dengan beberapa pujian dari Jukulele oleh anak-anak Colo-Colo Club dan paduan suara Komuger Zebulon Batam serta penyalaan lilin Natal bersama oleh pendeta, majelis serta jemaat yang hadir.(***)

BACA JUGA:  Suasana Haru dan Sukacita Warnai Ibadah Natal Gekari House of Peace Batam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *