Meski memiliki potensi besar, pengelolaan sektor labuh jangkar tidak terlepas dari tantangan, terutama terkait tata kelola dan kewenangan antar lembaga. Karena itu, pemerintah daerah mendorong sinergi lintas sektor agar investasi dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal.
Optimalisasi sektor ini juga membutuhkan dukungan regulasi yang kuat, kepastian hukum, serta kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan investor swasta.
Dengan potensi nilai ekonomi mencapai triliunan rupiah, pengembangan Labuh Jangkar Tanjung Berakit menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi Kepri.
Jika dikelola secara profesional dan berkelanjutan, kawasan ini tidak hanya akan meningkatkan PAD, tetapi juga memperkuat daya saing Kepri sebagai pusat logistik dan pelayaran internasional.(Iman Suryanto)










