KJK dan Polda Kepri Bangun Sinergi, Pers Diminta Perkuat Informasi yang Kredibel

Karena itu, wartawan dinilai perlu memiliki bekal kompetensi yang memadai agar mampu menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional.

“Saya berharap dengan adanya uji kompetensi secara mandiri yang diselenggarakan KJK ini dapat berguna untuk jurnalis. Mereka bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” katanya.

Bagi Polda Kepri, media bukan hanya mitra dalam penyampaian informasi, tetapi juga memiliki posisi strategis dalam membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Jaga Netralitas, KKSS Kepri Tegaskan Diri Sebagai 'Sahabat' Semua Calon Kepala Daerah

Diskusi antara KJK dan Polda Kepri kemudian mengarah pada isu yang lebih luas, yakni hubungan antara keamanan dan investasi.

Asep menegaskan bahwa keamanan merupakan salah satu fondasi penting bagi tumbuhnya kepercayaan investor di Kepulauan Riau.

Menurutnya, pemerintah telah berupaya menghadirkan kemudahan dalam perizinan dan birokrasi. Karena itu, kepolisian memiliki tanggung jawab memastikan aktivitas masyarakat dan dunia usaha dapat berjalan dalam situasi yang aman.

“Keamanan harus dipastikan terlebih dahulu sebelum investasi datang. Pemerintah sudah mempermudah perizinan dan birokrasi, maka tugas kami adalah memastikan keamanan tetap terjaga,” tegasnya.

Ia menyebut kondisi keamanan di Kepri saat ini relatif kondusif. Situasi tersebut, menurutnya, harus terus dipertahankan agar tidak menjadi faktor penghambat pertumbuhan ekonomi.

BACA JUGA:  Ajang Kreativitas Anak di Batam, Hotel Santika Siapkan Hadiah Menginap dan Voucher Wisata

Dalam diskusi itu, Asep juga menyampaikan bahwa kinerja Polda Kepri saat ini menempatkan institusinya sebagai salah satu dari lima Polda terbaik di Indonesia.

Capaian tersebut menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan dunia usaha.

Polda Kepri juga mendorong penguatan tagline “Secure Kepri, Secure Your Investments” sebagai gambaran keterkaitan antara stabilitas keamanan dan keberlanjutan investasi.

Pesan tersebut menegaskan bahwa keamanan tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem ekonomi daerah.

Posisi Strategis Kepri Jadi Modal Ekonomi
Asep juga menyoroti keunggulan geografis Kepulauan Riau yang berada di jalur perdagangan internasional.

BACA JUGA:  Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Menurutnya, karakteristik ekonomi Kepri berbeda dengan daerah yang mengandalkan sumber daya alam seperti batu bara, sawit maupun komoditas pertambangan dan perkebunan.

Kepri memiliki modal utama berupa posisi geografis yang strategis, termasuk kedekatannya dengan jalur perdagangan internasional dan Selat Malaka.

“Kepri tidak punya sumber daya alam besar seperti batu bara atau sawit. Kekuatan kita ada pada posisi strategis. Karena itu, keamanan menjadi faktor utama agar investor tetap percaya dan nyaman berusaha di sini,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *