Kinerja Pasar Modal 2025 Moncer, OJK: Resiliensi Indonesia Teruji di Tengah Gejolak Global

Regulasi & Transformasi Bidang Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon 2025

OJK menerbitkan 10 POJK dan enam SEOJK/PADK, termasuk POJK 1/2025 tentang Derivatif Keuangan berbasis Efek sebagai milestone pengawasan derivatif dengan underlying Efek; POJK 9/2025 tentang Dematerialisasi Efek Ekuitas dan Aset Tidak Diklaim; serta POJK 15/2025 terkait pemeringkatan Reksa Dana dan Manajer Investasi berbasis rating/ranking.

OJK juga meluncurkan buku “Mengenal dan Memahami Perdagangan Karbon bagi Sektor Jasa Keuangan” pada 15 Juli 2025 sebagai rujukan industri dan publik dalam memperkuat ekosistem ekonomi hijau. Integrasi layanan dilakukan melalui penyatuan SPRINT OJK dan SPEK KSEI untuk pendaftaran Reksa Dana, mewujudkan proses perizinan yang lebih cepat, akurat, dan terpusat.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Suami dan Istri Warga Tiban Ini Masih Tertimbun, Petugas Intensifkan Pencarian

Memasuki 2026, OJK menetapkan empat agenda strategis yaitu pendalaman pasar (penguatan supply, demand, dan infrastruktur pengawasan), peningkatan integritas pasar (efektivitas sanksi dan kualitas Emiten), penguatan kelembagaan Perusahaan Efek & Manajer Investasi (ketahanan siber dan pengendalian internal), serta pengembangan keuangan berkelanjutan (perluasan pengguna jasa bursa karbon dan roadmap keberlanjutan 2026–2030).

OJK bersama SRO mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah, industri, dan masyarakat guna mendukung program strategis nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *