Ia juga berharap keberadaan Sekolah Rakyat tidak berhenti pada 180 siswa yang saat ini menempuh pendidikan. Program tersebut diharapkan dapat terus menjangkau anak-anak lain yang membutuhkan dukungan pendidikan.
“Pada tahap berikutnya adalah anak-anak yang juga sudah memerlukan support, dukungan dari Sekolah Rakyat ini,” kata Muzani.
Menurutnya, pendidikan melalui Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia di masa depan. Hasilnya memang tidak dapat dilihat dalam waktu singkat, tetapi membutuhkan konsistensi dan keberlanjutan.
“Ini adalah investasi jangka panjang yang harus sabar, tekun, tapi harus dilakoni, dijalani oleh negara,” ujarnya.
Wagub Nyanyang: Pendidikan Anak Perbatasan Harus Jadi Investasi Masa Depan
Sementara itu, Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menilai keberadaan SRT 32 Natuna memiliki arti strategis bagi pembangunan sumber daya manusia di wilayah perbatasan.











