Ketika Sepeda Menyatukan Langkah dan Hikmah

Di tengah suasana penuh keakraban itu, hadir sosok yang membawa keteduhan tersendiri. KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym tidak hanya ikut mengayuh sepeda, tetapi juga menghadirkan hikmah. Dengan gaya tutur yang sederhana namun mengena, beliau mengingatkan bahwa kesehatan bukan sekadar anugerah, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

Menurut Aa Gym, sehat tidak akan bernilai jika tidak mendekatkan seseorang kepada ibadah dan kebaikan. Beliau menyinggung fenomena yang kerap terjadi: banyak orang mampu bersepeda puluhan kilometer, tetapi terasa berat melangkahkan kaki menuju masjid.

“Apa yang membuat orang lulus dari ujian sehat? Dengan sehat ibadah jadi kuat. Orang Islam yang kuat sepeda tapi tidak kuat ke masjid, enggak ada apa-apanya,” kata Aa Gym.

Bacaan Lainnya

Pesan itu disampaikan tanpa menggurui, namun terasa mengalir dan mengetuk kesadaran banyak orang. Bahwa tubuh yang sehat sejatinya bukan untuk dibanggakan, melainkan untuk dimanfaatkan dalam ketaatan dan kebermanfaatan.

Aa Gym juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan agar tidak menjadi beban bagi orang-orang tercinta di masa tua. Menurutnya, kesehatan adalah bentuk tanggung jawab kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

“Kita harus sehat supaya tidak menyusahkan orang lain. Tidak ada wibawa kalau kita hidup menjadi beban bagi orang lain,” ujarnya.

Pos terkait