Nyanyang menegaskan, pengembangan EBT menjadi salah satu bagian dari upaya Pemprov Kepri untuk memaksimalkan pemerataan pasokan listrik hingga ke daerah-daerah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses energi.
“Kita sedang mengintegrasikan EBT ini untuk bisa memaksimalkan listrik kita, bisa teraliri ke masing-masing daerah,” ujarnya.
Dengan capaian elektrifikasi yang telah menembus 99,2 persen, Pemprov Kepri kini menghadapi tahap akhir pemerataan. Penyelesaian 31 titik sekaligus penguatan pasokan listrik dan pemanfaatan energi surya diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga membuka ruang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan pesisir dan pulau-pulau terpencil Kepri. (Iman Suryanto)











