“Kita tunggu gebrakan promosi pariwisata di Kepri,” katanya.
Para pelaku industri berharap gebrakan itu bukan lagi sekadar slogan, melainkan strategi yang terukur, agresif, dan berkelanjutan. Sebab, pada akhirnya, pariwisata bukan hanya soal destinasi—melainkan bagaimana dunia mengenal dan mengingat sebuah tempat.
Dan untuk Kepri, cerita itu belum ditulis dengan baik. Belum—setidaknya sampai mesin promosinya benar-benar hidup. (Iman Suryanto)









