Investasi AS Rp8 Triliun Masuk Batam, Wiraraja Geseip Mulai Bangun Industri Teknologi Tinggi

Ia menegaskan, realisasi proyek ini membutuhkan kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah, pemangku kepentingan kawasan industri, serta mitra internasional.

Selain mengembangkan fasilitas manufaktur, proyek Wiraraja Geseip dirancang untuk membuka peluang hilirisasi pasir silika, pengembangan pabrik pintar berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), hingga potensi pengembangan industri semikonduktor dan perakitan baterai sodium-ion.

Hilirisasi pasir silika menjadi salah satu sektor yang diperhitungkan karena membuka peluang peningkatan nilai tambah bahan baku melalui pengolahan dan pengembangan produk industri. Sementara itu, penerapan teknologi AI berpotensi mendukung efisiensi proses produksi dan pengelolaan fasilitas manufaktur.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Wiraraja Geseip Gelar Buka Puasa Bersama Ribuan Anak Yatim, Presdir Akhmad Maruf Maulana Tegaskan Komitmen Berbagi

Dari sisi ketenagakerjaan, proyek ini diproyeksikan menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja pada tahap awal. Kehadiran investasi tersebut juga diharapkan menciptakan peluang usaha baru bagi industri pendukung, penyedia jasa, serta pelaku usaha lokal di Batam.

Bagi Batam, masuknya investasi berorientasi teknologi tinggi berpotensi memperluas struktur industri yang selama ini ditopang sektor manufaktur, elektronik, logistik, dan aktivitas perdagangan internasional.

Pengembangan industri berbasis teknologi juga dapat membuka kebutuhan terhadap tenaga kerja dengan keterampilan khusus, sehingga berpeluang mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia lokal.

Semantara itu, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis mewakili Kepala BP Batam dan Wakil Kepala BP Batam,, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra menyampaikan bahwa, realisasi proyek strategis nasional membutuhkan dukungan dan koordinasi seluruh pemangku kepentingan.

BACA JUGA:  Bentuk Sinergi Pemko, Magister Hukum UIB Gelar Pengabdian Masyarakat di Belakang Padang

Ia menyebutkan, berdasarkan paparan yang disampaikannya dalam kegiatan tersebut, capaian investasi Batam telah mencapai sekitar 59,8 persen dari target Rp70 triliun. Angka itu menjadi dasar optimisme BP Batam untuk terus mempercepat masuknya investasi hingga akhir tahun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *