Inflasi Kepri Oktober 2026 Tembus 3,51 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Pemicu

Cabai Jadi Pemicu Inflasi Bulanan

Tekanan harga juga terlihat dalam perkembangan inflasi bulanan Oktober 2026. BPS mencatat cabai merah dan cabai rawit menjadi komoditas yang dominan memberikan andil terhadap inflasi m-to-m.

Selain kedua komoditas tersebut, kenaikan harga kacang panjang, bawang merah, sawi hijau, tomat, cabai hijau dan telepon seluler turut memberikan kontribusi terhadap inflasi bulanan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Kepala OJK Sinar Danandjaya: Kredit Bermasalah di BPR Kepri Lebih Rendah dari Rata-Rata Nasional

Di sisi lain, sejumlah komoditas mengalami penurunan harga sehingga menahan laju inflasi. Komoditas tersebut antara lain daging ayam ras, emas perhiasan, semangka, angkutan udara, ikan tongkol dan telur ayam ras.

Berdasarkan kontribusi kelompok pengeluaran, makanan, minuman dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi tahunan Kepri dengan andil 1,61 persen.

Kelompok transportasi memberikan andil sebesar 0,67 persen, disusul penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 0,43 persen.

Kemudian kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menyumbang 0,22 persen, perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,21 persen, serta pendidikan sebesar 0,10 persen.

BACA JUGA:  Membangun Jurnalisme Berdaya dan Berkualitas di Era Digital

Kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan memberikan andil 0,09 persen, perlengkapan rumah tangga 0,08 persen, pakaian dan alas kaki serta kesehatan masing-masing 0,04 persen, dan rekreasi, olahraga serta budaya sebesar 0,02 persen.

Perkembangan inflasi tersebut menjadi perhatian dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di Kepulauan Riau. Terlebih, kenaikan harga pangan dan biaya transportasi memiliki pengaruh langsung terhadap pengeluaran rumah tangga maupun aktivitas ekonomi di daerah kepulauan.(iman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *