Inflasi Kepri Lebihi Nasional, BI dan TPID Gencarkan Pasar Murah dan Pengendalian Harga

Di sisi lain, laju inflasi yang lebih tinggi berhasil tertahan oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami deflasi sebesar 1,35 persen. Penurunan harga emas perhiasan sejalan dengan koreksi harga emas global menjadi faktor utama penahan tekanan inflasi pada bulan tersebut.

Bank Indonesia menilai koordinasi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tingkat provinsi maupun kabupaten/kota tetap berjalan optimal di tengah berlanjutnya pertumbuhan ekonomi Kepri.

Melalui Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS), berbagai langkah stabilisasi harga telah dilakukan sepanjang Mei 2026.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Lindungi Investor dari Perilaku Perusahaan Efek, OJK Luncurkan POJK 13/2025

Upaya tersebut meliputi pelaksanaan High Level Meeting (HLM) TPID, sosialisasi dan edukasi inflasi kepada masyarakat, operasi pasar dan pasar murah di sejumlah daerah, serta penguatan kapasitas kelembagaan TPID.

Memasuki Juni 2026, Bank Indonesia mengingatkan adanya sejumlah risiko inflasi yang perlu diwaspadai. Di antaranya potensi dampak El Nino dengan intensitas lemah hingga moderat yang diperkirakan berlangsung hingga semester II 2026, kenaikan harga energi global yang dapat memengaruhi biaya transportasi dan logistik, serta berakhirnya musim panen yang berpotensi mengerek harga komoditas pangan.

Meski demikian, Bank Indonesia optimistis inflasi Kepri tetap dapat dikendalikan melalui penguatan produksi pangan, pelaksanaan pasar murah, penguatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD), serta koordinasi yang lebih erat antara pemerintah daerah dan TPID.

BACA JUGA:  Pasar Modal RI Menguat, OJK Targetkan Transparansi Lebih Ketat Termasuk Beneficial Owner

“Bank Indonesia bersama TPID akan terus memperkuat sinergi pengendalian inflasi guna menjaga stabilitas harga dan memastikan inflasi Kepri pada akhir tahun 2026 tetap berada dalam rentang sasaran nasional sebesar 2,5±1 persen,” ujar Rony. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *