Inflasi Kepri Februari 2026 Capai 3,54 Persen, BI Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto

Memasuki Maret 2026, Rony mengingatkan adanya sejumlah potensi tekanan inflasi yang perlu diwaspadai, seperti tren kenaikan harga emas dunia dan peningkatan permintaan pangan serta angkutan udara menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Namun demikian, terdapat faktor penahan inflasi, antara lain musim panen sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah, serta potensi peningkatan pasokan hasil laut seiring meredanya puncak musim angin utara.

“Ke depan, Bank Indonesia bersama TPID akan terus memperkuat sinergi untuk menjaga inflasi Kepri tetap berada dalam rentang sasaran 2,5±1 persen pada 2026 melalui peningkatan produksi pangan, pelaksanaan pasar murah, penguatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD), serta koordinasi yang semakin erat,” tutupnya. (Iman )

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Doa Masyarakat Batam Iringi Niat Tulus Muhammad Rudi dan Aunur Rafiq di Pilkada

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *