“Kami di Indosat percaya bahwa konektivitas bukan hanya tentang jaringan telekomunikasi, tetapi juga tentang kehadiran nyata di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan,” ujar Agus.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh Tamiang, Langsa, Lhokseumawe, Pidie Jaya, Sibolga dan Medan. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan dukungan lanjutan dapat diberikan sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Selain bantuan logistik, Indosat juga memberikan kartu perdana IM3 dan Tri untuk memastikan kebutuhan akses komunikasi masyarakat tetap terjaga.
Dengan dukungan kartu perdana dan jaringan telekomunikasi, para penyintas dapat tetap berkomunikasi dengan lebih mudah, khususnya untuk keperluan darurat dan informasi terkait upaya pemulihan.
2 minggu pasca bencana, jaringan Indosat semakin pulih 98% di Sumbar, 94% di Sumut dan 50% di Aceh. Tim teknis Indosat terus mempercepat pemulihan layanan melalui perbaikan jalur transport telekomunikasi serta pengoperasian sumber daya portable di berbagai titik terdampak.
Dengan langkah-langkah tersebut, Indosat telah mampu menjaga keberlangsungan layanan dasar, seperti telepon, pesan singkat, dan layanan data terbatas tetap berjalan.(***)










