Imbauan tersebut, kata dia, sejalan dengan ajakan Polda Kepri agar masyarakat tidak mudah terpengaruh maupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
Blackout Batam dan Kepercayaan Investor
Iman menilai, persoalan blackout tidak boleh mengabaikan pentingnya menjaga kepercayaan terhadap Batam sebagai salah satu pintu gerbang investasi nasional yang memiliki posisi strategis di kawasan perbatasan.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga nama baik daerah sekaligus memastikan persoalan kelistrikan mendapatkan perhatian dan penanganan yang serius.
“Kita boleh berbeda pendapat, tetapi jangan sampai kepentingan bangsa dikorbankan. Mari kita jaga kedaulatan negara dengan tidak menciptakan kegaduhan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penyampaian kritik dan tuntutan perbaikan harus tetap berjalan. Namun, upaya tersebut perlu dilakukan secara proporsional, berdasarkan fakta, serta melalui mekanisme yang tersedia.
Menurut Iman, penyelesaian persoalan di dalam negeri harus menjadi prioritas, dengan mengedepankan koordinasi antarlembaga dan proses hukum yang berlaku.
“Persoalan ini harus kita selesaikan bersama di dalam negeri. Jangan mengumbar persoalan bangsa ke dunia internasional dengan narasi yang justru memperburuk citra Batam sebagai daerah investasi. Kita ingin dunia melihat bahwa Indonesia mampu menyelesaikan persoalannya secara profesional dan bermartabat,” jelasnya.











