HKTI Kepri Resmi Lantik Pengurus 7 Kabupaten dan Kota, Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Petani

Menurutnya, petani membutuhkan dukungan nyata mulai dari pemilihan benih unggul, teknik budidaya yang tepat, penggunaan pupuk yang efisien, hingga edukasi agar produktivitas pertanian meningkat secara berkelanjutan.

“Petani harus didampingi dari awal. Mulai dari memilih bibit, cara tanam, penggunaan pupuk, sampai bagaimana meningkatkan hasil panen. Hal-hal sederhana seperti ini justru menentukan keberhasilan petani,” jelasnya.

Tidak hanya itu, persoalan akses permodalan petani juga menjadi perhatian utama HKTI. Bachtiar mengatakan sektor pertanian akan sulit berkembang maksimal apabila petani masih menghadapi keterbatasan modal usaha.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Serap Rp1,504 Triliun, BPJS Kesehatan Sebut 6,16 Juta Orang di Kepri Gunakan Fasilitas JKN di 2024

Karena itu, HKTI di daerah diharapkan aktif membangun komunikasi dengan pemerintah, lembaga keuangan, maupun berbagai pihak agar petani memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau.

“Permodalan ini sangat penting. Banyak petani tidak berkembang karena keterbatasan modal. Organisasi harus hadir memberi solusi, membantu akses pembiayaan, agar petani bisa berkembang dan lebih sejahtera,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bachtiar juga mengingatkan pentingnya mendukung program nasional pemerintah pusat yang saat ini menempatkan sektor pertanian dan ketahanan pangan sebagai prioritas utama pembangunan ekonomi nasional.

Ia menilai pemerintah pusat, termasuk Presiden Republik Indonesia, telah memberikan perhatian besar kepada sektor pertanian melalui berbagai program bantuan seperti subsidi pupuk, bantuan benih, bibit, serta berbagai dukungan lain bagi petani.

BACA JUGA:  Aliansi Masyarakat Rempang Tolak Rencana Transmigrasi Lokal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *