Hari Marwah Ke-24, Wagub Kepri Tegaskan Pembangunan Berkeadilan. ‘BP3KR Serahkan 10 Maklumat Strategis’

IDNNEWS.CO.ID, Tanjungpinang – Peringatan Hari Marwah ke-24 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan semangat perjuangan dan jati diri daerah. Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan pentingnya menjaga marwah dan harga diri daerah melalui pembangunan yang berkeadilan serta penguatan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Peringatan Hari Marwah ke-24 yang mengusung tema ‘Menagih Kembali Marwah Negeri’ yang digelar di Gedung BP3KR, Tanjungpinang, Jumat (15/5/2026).

Menurut Nyanyang, Hari Marwah bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan simbol perjalanan panjang masyarakat Kepri dalam memperjuangkan identitas hingga terbentuknya provinsi ini.

Bacaan Lainnya

“Marwah bukan hanya soal kehormatan, tetapi juga tanggung jawab untuk menjaga persatuan dan memastikan pembangunan yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan, tantangan Kepri saat ini telah berubah. Jika dahulu perjuangan berfokus pada pemekaran wilayah, kini prioritas utama adalah pemerataan pembangunan dan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan.

Nyanyang juga mengingatkan bahwa tanggal 15 Mei memiliki nilai historis, sebagai momentum Musyawarah Besar Rakyat Kepri tahun 1999 yang menjadi tonggak lahirnya semangat pembentukan Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan kilas balik sejarah Kepri sejak masa kerajaan dan Kesultanan Melayu, sebagai bentuk penghormatan terhadap akar budaya dan identitas masyarakat.

Pos terkait