Anton menambahkan, pengajuan extra flight ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk bepergian selama libur Natal dan Tahun Baru, sekaligus menjadi indikator positif bagi geliat ekonomi daerah.
Dengan meningkatnya jumlah penerbangan, sektor pendukung seperti perhotelan, transportasi darat, UMKM, dan pariwisata diharapkan ikut terdongkrak.
Adapun rute dengan permintaan extra flight terbanyak didominasi oleh destinasi strategis nasional, seperti Jakarta (Cengkareng), Medan (Kuala Namu), dan Surabaya. Ketiga kota tersebut menjadi tujuan favorit baik untuk perjalanan mudik, wisata, maupun aktivitas bisnis.
“Destinasi terbanyak masih di Cengkareng, Kuala Namu, dan Surabaya. Ini menunjukkan konektivitas Batam dengan pusat-pusat ekonomi nasional tetap sangat tinggi,” kata Anton.
Melalui penguatan koordinasi dengan maskapai, TNI-Polri, AirNav, serta instansi terkait lainnya, Bandara Hang Nadim Batam optimistis seluruh rangkaian layanan Nataru 2025/2026 dapat berjalan optimal.
Tidak hanya menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Batam di penghujung tahun. (Iman Suryanto)










