Hadapi Dampak El Niño, BP Batam Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca demi Ketahanan Air Batam

Kolaborasi lintas instansi dan pemangku kepentingan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan operasi, mulai dari aspek meteorologi, keselamatan penerbangan hingga pengelolaan sumber daya air.

Dalam pelaksanaannya, OMC direncanakan menggunakan satu unit pesawat jenis Cessna yang beroperasi pada ketinggian sekitar 8.000 hingga 11.000 kaki dengan pelaksanaannya menyesuaikan kondisi atmosfer dan keberadaan awan potensial.

“BP Batam menyadari bahwa air merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus penopang aktivitas ekonomi Batam. Karena itu, BP Batam terus mengupayakan berbagai langkah strategis menjaga ketersediaan air baku,” tambahnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  BP Batam Mulai Rekonstruksi Jalan Gajah Mada 25 Juli 2026, Ini Jadwal dan Rekayasa Lalu Lintasnya

Sementara itu, Direktur BU SPAM dan Pengelolaan Limbah BP Batam, Idul Priady menambahkan berdasarkan koordinasi dengan BMKG Batam, pemantauan kondisi atmosfer, wilayah Batam berpotensi mengalami hujan hingga Desember 2026.

Potensi tersebut diharapkan dapat dioptimalkan melalui pelaksanaan OMC, khususnya meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah tangkapan air atau waduk.

Terkait keamanan air hujan hasil OMC, pihaknya menyatakan bahwa OMC menggunakan bahan yang aman dan tidak menyebabkan pencemaran air hujan.

“NaCl yang digunakan dalam OMC berfungsi sebagai bahan semai untuk membantu proses pembentukan dan pertumbuhan butir air di dalam awan. Secara prinsip, NaCl yang digunakan merupakan garam yang memiliki karakteristik serupa dengan garam dapur, dengan perbedaan pada tingkat kemurnian dan ukuran partikelnya,” jelas Idul. (AP)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *