Gubernur Ansar Serahkan DPA 2026 Senilai Rp3,54 Triliun, Tekankan Akuntabilitas dan Kinerja Ekonomi Daerah

Ia meminta seluruh kepala OPD untuk mencermati setiap program, kegiatan, serta target kinerja, terutama di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap transparansi dan efektivitas belanja pemerintah. Anggaran daerah, menurutnya, harus benar-benar menghasilkan output dan outcome yang nyata bagi masyarakat.

Gubernur Ansar juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan daerah, khususnya dalam penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan pemerintah. Ia mengingatkan bahwa kualitas pengelolaan anggaran akan berpengaruh langsung terhadap kepercayaan publik dan stabilitas fiskal daerah.

“Masyarakat kini semakin dinamis dan kritis. Mereka menuntut pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berkualitas. Pemerintah sudah memberikan apresiasi kepada ASN dalam berbagai bentuk. Maka kompensasi terbaik yang harus kita berikan adalah kinerja yang optimal,” ujarnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  BP Batam Raih Penghargaan Pioneer FTZ Management di BIG 40 Awards 2025

Ia menambahkan bahwa kekompakan antar-OPD menjadi kunci agar seluruh catatan kinerja dapat berujung pada hasil pembangunan yang terukur, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, infrastruktur, dan daya saing ekonomi Kepri.

Pada kesempatan yang sama, Penasihat Gubernur Kepri Bidang Perencanaan Pembangunan, Suharso Monoarfa, menegaskan bahwa perencanaan merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan daerah. Ia mengingatkan agar perencanaan anggaran tidak disusun sekadar berdasarkan daftar keinginan, melainkan harus berpijak pada kebutuhan riil dan kepentingan publik.

“Perencanaan adalah setengah dari pekerjaan kita. Jika perencanaan tidak disusun dengan baik, maka setengah pekerjaan berikutnya akan sulit mencapai hasil yang kita harapkan,” ujarnya.

BACA JUGA:  OJK Gelar Upacara Peringatan Kemerdekaan RI Ke-80. 'Bersatulah Agar Berdaulat'

Menurut Suharso, perencanaan yang matang akan memastikan bahwa belanja daerah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, mengurangi kesenjangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *