GSIH Hadir di Batam, Ekosistem Digital dan Startup Dibidik Tembus Pasar Asia Tenggara

Melalui GSIH, konektivitas tersebut diharapkan berkembang menjadi kolaborasi konkret. Startup dan pengembang gim dapat memperoleh akses terhadap talenta, teknologi, pasar, use case dan jejaring.

Di sisi lain, komunitas dan perguruan tinggi dapat mengambil peran dalam pengembangan kapasitas talenta serta melahirkan berbagai inisiatif baru.

Penguatan ekosistem digital Batam juga terhubung dengan jejaring nasional. Dalam peluncuran utama GSIH di BSD City, Komdigi menandatangani nota kesepahaman dengan sejumlah mitra pendukung ekosistem digital, termasuk Nongsa Digital Park (NDP).

Bacaan Lainnya

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun jejaring lintas sektor untuk mendukung pengembangan ekosistem digital Indonesia.

Pemilihan Nongsa Digital Park sebagai lokasi GSIH Batam turut memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai salah satu titik pertemuan pelaku teknologi, industri, talenta dan komunitas.

Dengan jejaring yang semakin luas, GSIH Batam diharapkan mampu mempertemukan potensi lokal dengan peluang di tingkat nasional maupun regional.

Direktur Corporate Affairs Nongsa Digital Park Peters Vincen mengatakan GSIH dapat menjadi katalis bagi perkembangan ekosistem digital dan industri gim di Batam.

“GSIH kami posisikan sebagai wadah inklusif yang mempertemukan game developers, komunitas, industri, hingga akademisi,” ujarnya.

Pos terkait