“Tim sedang melakukan recovery dan proses penyambungan di lapangan untuk mempercepat normalisasi jaringan,”terang seorang sumber di provider tersebut.
Secara ekonomi, gangguan jaringan seperti ini berpotensi memengaruhi aktivitas bisnis digital, layanan publik berbasis daring, hingga operasional perusahaan yang mengandalkan konektivitas stabil.
Sebagaimana diketahui, Batam sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan strategis dengan pertumbuhan sektor digital dan industri berbasis teknologi yang cukup pesat.
Percepatan pemulihan menjadi krusial untuk menjaga stabilitas aktivitas ekonomi digital di wilayah tersebut, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan konektivitas bagi pelaku usaha, industri, dan masyarakat.
Hingga saat ini, proses perbaikan masih berlangsung dan diharapkan layanan dapat kembali normal dalam waktu dekat seiring progres penyambungan fiber optik di lapangan. (Iman)










