Ia juga memberikan apresiasi kepada Kadin Kepri beserta seluruh panitia yang telah sukses menghadirkan kegiatan yang mampu menyatukan masyarakat, dunia usaha, dan pelaku UMKM dalam satu ruang kolaborasi.
Menurut Nyanyang, festival semacam ini memiliki nilai strategis karena tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi yang nyata bagi pelaku usaha lokal. Aktivitas jual beli selama festival diyakini mampu meningkatkan omzet UMKM sekaligus memperluas pasar produk-produk unggulan Kepulauan Riau.
“Melalui kegiatan seperti ini kita dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat, khususnya UMKM, sekaligus menghadirkan ruang publik yang positif, menghibur, dan bermanfaat,” katanya.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, lanjut Nyanyang, berkomitmen mendukung berbagai kegiatan kreatif yang mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan. Festival rakyat dinilai menjadi salah satu instrumen efektif dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
Ia menegaskan bahwa Festival Rakyat Kepri merupakan kegiatan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Selain menjadi destinasi rekreasi keluarga, kegiatan tersebut membuka kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk mempromosikan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas.
Menurutnya, setiap transaksi yang dilakukan masyarakat terhadap produk UMKM memiliki dampak ekonomi yang signifikan karena secara langsung meningkatkan pendapatan pelaku usaha dan memperkuat ekonomi lokal.










