Ekspor Komoditas Sumsel Tembus Cina hingga Prancis, OJK Perkuat Ekosistem Keuangan

Sedangkan Bertu Merlas mengatakan pengembangan ekonomi daerah membutuhkan dukungan kebijakan yang terintegrasi dan berkesinambungan agar program yang dijalankan bisa mendapatkan hasil yang optimal.

“Sumatera Selatan telah berhasil mencatatkan nilai ekspor yang lebih tinggi dari nilai impor, kami mengapresiasi pencapaian dimaksud. Kami sebagai Anggota DPR RI juga berkomitmen untuk menghasilkan kebijakan yang mendukung pemberdayaan perekonomian di daerah. Untuk menghasilkan kebijakan yang sesuai maka kami membutuhan masukan dari Bapak dan Ibu sekalian,” kata Bertu.

Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan dihadiri oleh 1.000 peserta yang berasal dari pengusaha muda, pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan dan masyarakat umum.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Ratusan Pengunjung BI Kepri Cernival 2025 Manfaatkan Layanan SLIK OJK Kepri

Program Sultan Muda XporA 2026 merupakan bagian dari Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan yang digagas oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dengan berkolaborasi dengan OJK dan seluruh stakeholders lainnya.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan lapangan kerja, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.

Dukungan nyata OJK juga terlihat dengan adanya Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) di Gedung Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan. SMSC berfungsi sebagai pusat pelatihan, inkubasi, dan business connection hub yang menghubungkan antara pengusaha dengan jejaring bisnis, perluasan pasar, dan akses sektor jasa keuangan. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan pengusaha muda yang berdaya saing serta siap menembus pasar ekspor.

BACA JUGA:  OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Pergadaian 2025-2030

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *