Ekonomi Syariah dan UMKM, Jalan Kepulauan Riau Menuju Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto

“Kami ingin UMKM di Kepulauan Riau tidak hanya berkembang di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar nasional bahkan internasional. Produk halal memiliki peluang besar untuk itu,” katanya.

Selain pembinaan UMKM, Bank Indonesia juga aktif memperkuat ekosistem ekonomi syariah melalui berbagai kegiatan promosi dan edukasi kepada masyarakat. Kegiatan seperti festival ekonomi syariah, pameran produk halal, hingga forum diskusi ekonomi syariah menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan literasi masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami konsep ekonomi syariah serta manfaatnya dalam mendukung pembangunan ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  BI: Penyesuaian Tarif Listrik di Batam Diwaspadai Picu Inflasi di Juli 2025

Rony menambahkan bahwa pengembangan ekonomi syariah membutuhkan kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga keuangan syariah, akademisi, hingga komunitas pelaku usaha.

“Penguatan ekonomi syariah tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat agar ekosistem ini dapat berkembang secara optimal,” jelasnya.

Di Kepulauan Riau, peluang pengembangan ekonomi syariah semakin terbuka lebar. Selain memiliki jumlah pelaku UMKM yang besar, wilayah ini juga memiliki potensi pasar yang luas karena kedekatannya dengan negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia yang memiliki pasar halal yang kuat.

BACA JUGA:  Wali Kota Batam Amsakar Turut Menyumbang Pembangunan Masjid Jami Al-Falah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *