Ekonomi Syariah dan UMKM, Jalan Kepulauan Riau Menuju Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto saat ditemui awak media di sela-sela membuka Kepulauan Riau Ramadhan Fair (KURMA) 2026, menegaskan bahwa ekonomi syariah memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui penguatan sektor UMKM.

Menurutnya, pengembangan ekonomi syariah tidak bisa dilepaskan dari peran pelaku usaha kecil yang menjadi fondasi utama ekonomi masyarakat.

“Ekonomi syariah memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Di Kepulauan Riau, kami melihat bahwa UMKM memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun ekosistem ekonomi halal yang kuat,” ujar Rony.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Batas Penukaran Naik ke Rp5,3 Juta, BI Optimalkan Peredaran Uang Tunai di Momentum Lebaran

Ia menjelaskan, Bank Indonesia Perwakilan Kepri secara konsisten mendorong penguatan kapasitas UMKM melalui berbagai program pembinaan dan pendampingan. Upaya tersebut dilakukan agar pelaku usaha mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing di tengah persaingan ekonomi yang semakin ketat.

Salah satu fokus utama yang dilakukan adalah mendorong pengembangan UMKM berbasis halal. Melalui berbagai pelatihan dan fasilitasi, pelaku usaha didorong untuk memahami pentingnya standar halal, kualitas produk, serta strategi pemasaran yang lebih modern.

Program tersebut juga mencakup pelatihan manajemen usaha, penguatan branding produk, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam memasarkan produk.

BACA JUGA:  Usia 59 Tahun Bisa Manfaatkan Program Jaminan Pensiun dari BPJS Ketenagakerjaan

Menurut Rony, peningkatan kapasitas pelaku UMKM menjadi kunci penting agar produk lokal dari Kepulauan Riau mampu bersaing tidak hanya di pasar regional, tetapi juga di pasar global.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *