Dukung UMKM Naik Kelas, Pos Indonesia Perluas Jaringan Logistik hingga 232 Negara

Selain itu, Pos Indonesia telah membangun ekosistem layanan yang menyeluruh melalui integrasi dengan marketplace besar seperti Tokopedia, Shopee, Zalora, serta platform agregator seperti Kiriminaja, Everpro, dan AutoKirim.

Bagi UMKM yang berminat denga pola kemitraan, PosIND juga membuka peluang melalui empat skema yang fleksibel ; seperti Loket PosAja Agen, PosAja Drop Point atau menjadi Agen Penjualan.

Tidak hanya soal pengiriman, dalam mendukung UMKM naik kelas, Pos Indonesia aktif melakukan Pendampingan UMKM dalam meningkatkan kualitas bisnis mereka. Dari mulai program edukasi standarisasi kemasan yang mencakup pelatihan penggunaan kemasan food-grade, vacuum packaging, labeling yang benar, hingga rekomendasi perlindungan tambahan seperti double packing dan bubble wrap.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Layanan Khusus Jelang Lebaran, Pos Indonesia Pastikan Rendang Tetap Segar tiba di Jabodetabek

Pos Indonesia juga melakukan edukasi terkait cara menghandle kiriman ke luar negeri, kiriman Valuable Goods, Dangerous Goods terutama ketika berkaitan  dengan proses di bea cukai dan karantina.

Selain itu, Pos Indonesia juga melakukan pelatihan baik secara online maupun offline kepada UMKM yang ingin memperluas bisnisnya secara digital, seperti pelatihan cara membuat toko online (store front) di platform posaja.id sehingga mereka memiliki toko online sendiri yang terintegrasi dengan market place dan social media mereka, maupun cara mengaktifkan PosAja sebagai kurir di toko-toko mereka yang telah terdaftar di Market Place.

“Melalui platform digital PosAja! UMKM, kami membantu pelaku usaha membangun toko digital sekaligus mengelola pengiriman dalam satu platform yang mudah dan terintegrasi. Ini adalah wujud nyata komitmen Pos Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” tutup Helly. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *