Dukung Target Net Zero Emission 2060, PGN Raih Penghargaan Transisi Energi 2026

Kedua, kepemimpinan gas bumi sebagai energi transisi. Perseroan berfokus pada pemanfaatan gas bumi sebagai energi jembatan (bridging energy) menuju Net Zero Emission 2060. Emisi gas bumi 40-50 persen lebih rendah dibandingkan batu bara.

PGN mengoptimalkan pasokan gas melalui pipa transmisi SSWJ, jaringan distribusi, serta moda beyond pipeline seperti CNG dan LNG trucking untuk menjangkau wilayah yang belum terhubung pipa.

Ketiga, inisiatif reduksi emisi karbon signifikan. PGN berhasil mencatatkan reduksi emisi karbon yang signifikan melalui program konversi BBM ke gas bumi untuk transportasi dan industri, pemanfaatan gas suar (flare to power), serta efisiensi operasional.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  5 Bandara Dibuka Kembali Setelah Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Program konversi ribuan kendaraan dan industri ke CNG berkontribusi menurunkan emisi CO2 puluhan ribu ton per tahun.

Keempat, inovasi dekarbonisasi dan hidrogen. Perseroan mengembangkan inisiatif dekarbonisasi melalui pencampuran hidrogen ke jaringan gas (hydrogen into gas grid), pengembangan biometana dari POME dan sampah, serta penangkapan dan penyimpanan karbon / penangkapan dan pemanfaatan karbon (CCS/CCUS). PGN juga menjadi operator utama infrastruktur untuk mendukung ekosistem hidrogen dan gas rendah karbon di Indonesia.

Dengan penghargaan ini, PGN semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin transisi energi gas bumi di Indonesia.

“PGN menunjukkan kepemimpinan luar biasa dalam transisi gas alam. Melalui pemanfaatan gas bersih dan reduksi emisi karbon yang signifikan, PGN menetapkan tolok ukur baru nasional untuk transisi energi rendah karbon di Indonesia,” tutup Dewan Juri.

BACA JUGA:  City Gas Tour Sambangi Batam, Warga Diajak Sehat dan Seru Bareng PGN

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *