DPP APPEKNAS Gelar Rapat Kerja Harian, Perkuat Konsolidasi dan Program Strategis

IDNNEWS.CO.ID, BATAM — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pengusaha Pelaksana Kontraktor & Konstruksi Nasional (APPEKNAS) menggelar Rapat Kerja Harian pada Selasa (6/10/2026). Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Kampus Poltevara Batam tersebut diikuti jajaran pengurus secara langsung maupun daring.

Rapat kerja menjadi salah satu agenda penting untuk memperkuat koordinasi internal, menyamakan arah kerja, serta memastikan berbagai program strategis APPEKNAS berjalan secara terarah.

Rapat diawali dengan pembukaan, absensi kuorum, serta Mars dan Hymne APPEKNAS. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pengantar dan catatan penting dari Ketua Umum dan Ketua Harian mengenai kondisi industri terkini serta berbagai isu yang dinilai perlu menjadi perhatian organisasi.

Bacaan Lainnya

Dalam rangkaian rapat tersebut, Ketua Umum APPEKNAS Fandy Iood memberikan arah pembahasan organisasi. Berbagai agenda yang dibahas mencerminkan kebutuhan APPEKNAS untuk memperkuat fondasi organisasi, memperluas jaringan, meningkatkan kapasitas anggota, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

Penguatan Struktur Organisasi

Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah penguatan struktur organisasi APPEKNAS, khususnya melalui rencana pemekaran Dewan Pengurus Provinsi serta Kabupaten/Kota.

Pembahasan agenda tersebut dilakukan Fandy Iood bersama Karina Rasmita Sembiring. Pemekaran struktur menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat keberadaan APPEKNAS di berbagai wilayah sekaligus mendukung pengembangan organisasi di tingkat daerah.

BACA JUGA:  Percepatan Pembangunan, Li Claudia : Kolaborasi Pusat dan Daerah Jadi Faktor Penting Kemajuan Batam

Selain pengembangan struktur wilayah, Rapat Kerja Harian juga membahas penataan internal organisasi melalui pembahasan SK Pengurus DPP APPEKNAS periode 2026–2031 beserta Job Description.

Agenda tersebut disampaikan Arnold Lukito, M.Psi., Psikolog. Pembahasan SK dan Job Description dilakukan untuk memperjelas kedudukan, tugas, fungsi, serta tanggung jawab masing-masing unsur dalam kepengurusan DPP APPEKNAS.

Dengan pembagian tugas yang jelas, setiap pengurus diharapkan memiliki pemahaman yang sama terhadap peran masing-masing sehingga dapat menjalankan fungsi organisasi secara lebih terarah. Penataan tersebut juga menjadi bagian dari proses konsolidasi organisasi untuk periode kepengurusan 2026–2031.

Selanjutnya, rancangan kerja seluruh bidang, baik Dewan maupun Pengurus, disampaikan Karina Rasmita Sembiring. Pembahasan tersebut menjadi ruang untuk menyelaraskan rencana kerja masing-masing bidang dengan arah organisasi secara keseluruhan.

APPEKNAS Institute Dorong Pengembangan Kapasitas

Pengembangan kapasitas turut menjadi bagian dari agenda utama melalui pembahasan APPEKNAS Institute.

Dr. Agung Sudjatmoko, S.Pd., M.M., CRP., menyampaikan laporan progres APPEKNAS Institute. Agenda tersebut berkaitan dengan pengembangan program peningkatan kapasitas dan kompetensi di lingkungan APPEKNAS.

Keberadaan APPEKNAS Institute menjadi salah satu bagian yang dibahas untuk memperkuat program organisasi, khususnya dalam pengembangan pengetahuan dan kapasitas. Pembahasan progres tersebut diharapkan dapat menyelaraskan program APPEKNAS dengan kebutuhan anggota dan perkembangan industri.

Percepatan Transformasi Digital

Di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan digitalisasi dunia usaha, DPP APPEKNAS juga membahas perkembangan Digital Platform APPEKNAS–Telkomsel KISEL serta APPEKNAS X ADKASI.

BACA JUGA:  BIB dan Citilink Hadirkan Penerbangan Batam-Yogyakarta Setiap Hari, Buka Peluang Bisnis Baru

Agenda tersebut disampaikan Paul Gideono, S.Kom. Pembahasan ini menjadi salah satu agenda strategis karena berkaitan dengan pengembangan platform dan kolaborasi digital yang sedang dibangun APPEKNAS bersama mitra.

Melalui pengembangan tersebut, digitalisasi menjadi salah satu perhatian APPEKNAS dalam membangun organisasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Platform digital juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem dan layanan yang mendukung kebutuhan organisasi serta anggota.

Perluas Jejaring dan Kerja Sama

Agenda strategis lainnya adalah rencana nota kesepahaman (MoU) dengan Federasi Advokat seluruh Indonesia dan Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang.

Pembahasan kerja sama tersebut disampaikan Prof. Dr. Ramon Nofrial, S.H., M.H., C.P.Arb. Agenda ini menunjukkan perhatian APPEKNAS terhadap pengembangan jejaring kelembagaan dan pembukaan ruang kolaborasi dengan berbagai institusi di luar sektor konstruksi.

Kerja sama lintas lembaga dinilai penting untuk membuka ruang sinergi sekaligus mendukung berbagai kebutuhan APPEKNAS dan anggotanya.

Perkuat Tata Kelola Organisasi

Selain membahas program dan pengembangan organisasi, Rapat Kerja Harian juga memasukkan laporan keuangan APPEKNAS sebagai salah satu agenda. Laporan tersebut disampaikan Bendahara Umum bersama Sekretariat.

Pembahasan laporan keuangan menjadi bagian penting untuk memastikan pengelolaan organisasi berjalan secara tertib dan mendukung pelaksanaan berbagai program kerja yang telah direncanakan.

Rangkaian rapat kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi, tanya jawab, dan problem solving yang melibatkan seluruh Pengurus Harian. Sesi tersebut menjadi ruang bagi pengurus untuk menyampaikan pandangan, membahas berbagai persoalan, serta mencari solusi terkait pelaksanaan program dan kegiatan organisasi.

BACA JUGA:  MoU APPEKNAS dan BINUS Dorong Penguatan Manajemen Bisnis Konstruksi Nasional

Perkuat APPEKNAS sebagai Organisasi Adaptif

Rapat Kerja Harian DPP APPEKNAS menjadi bagian dari proses konsolidasi organisasi setelah terbentuknya kepengurusan periode 2026–2031. Berbagai agenda yang dibahas menunjukkan bahwa penguatan APPEKNAS tidak hanya diarahkan pada struktur organisasi, tetapi juga mencakup pengembangan sumber daya manusia, digitalisasi, kerja sama kelembagaan, pengembangan wilayah, serta tata kelola organisasi.

Di bawah kepemimpinan Fandy Iood, APPEKNAS terus mendorong penguatan organisasi agar mampu merespons perkembangan industri konstruksi dan kebutuhan dunia usaha.

Fokus terhadap pemekaran organisasi di daerah, pengembangan APPEKNAS Institute, digital platform, serta perluasan kerja sama menjadi bagian dari agenda yang dibahas untuk memperkuat peran APPEKNAS ke depan.

Melalui konsolidasi yang dilakukan secara berkala, DPP APPEKNAS diharapkan dapat membangun koordinasi yang semakin solid antara pimpinan, dewan, pengurus, dan seluruh bidang. Setiap program diharapkan tidak hanya menjadi rencana, tetapi dapat diterjemahkan ke dalam langkah kerja yang jelas dan terkoordinasi.

Rapat Kerja Harian di Kampus Poltevara Batam tersebut sekaligus menjadi ruang bagi jajaran DPP APPEKNAS untuk menyatukan perspektif, memperkuat komunikasi, dan membangun komitmen dalam menjalankan roda organisasi periode 2026–2031.

Dengan semangat konsolidasi, sinergi, dan penguatan organisasi, APPEKNAS terus berupaya membangun organisasi yang semakin profesional, adaptif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi anggota dan perkembangan industri konstruksi nasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *