IDNNEWS.CO.ID, Batam – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Monumen Tugu Bahasa di Pulau Penyengat.
Proyek strategis tersebut dinilai memiliki makna penting dalam memperkuat identitas budaya Melayu sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa Kepulauan Riau merupakan salah satu rahim lahirnya Bahasa Indonesia.
Kepala DPK Kepri, Bisri, mengatakan pembangunan Tugu Bahasa bukan hanya menghadirkan sebuah monumen, tetapi juga menjadi simbol sejarah perjalanan bahasa yang telah mempersatukan bangsa Indonesia.
Menurutnya, standarisasi tata bahasa Melayu pada masa lampau menjadi fondasi penting dalam penyebaran ilmu pengetahuan ke berbagai penjuru Nusantara berkat kualitas kesusastraan Melayu yang tinggi.
“Pulau Penyengat memiliki nilai sejarah yang sangat besar dalam perkembangan bahasa Melayu yang kemudian menjadi cikal bakal Bahasa Indonesia. Ini harus terus diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.
Meski mendukung penuh pembangunan tersebut, Bisri mengingatkan agar Monumen Tugu Bahasa tidak hanya menjadi ikon wisata atau sekadar bangunan monumental tanpa aktivitas edukatif.
“Dampak ekonomi melalui wisata budaya tentu sangat baik bagi masyarakat. Namun aspek edukasi harus tetap menjadi nyawa utama di kawasan ini,” tegasnya.
