Doulos Hope, Kapal Buku Terapung yang Menghadirkan Pengalaman Wisata Edukasi di Batam

Letak geografis Batam yang strategis di jalur pelayaran internasional selama ini menjadi salah satu modal penting dalam pengembangan sektor maritim. Namun, potensi tersebut tidak hanya berkaitan dengan aktivitas pelabuhan, perdagangan, dan industri. Sektor pariwisata juga memiliki ruang untuk berkembang melalui beragam pengalaman yang memanfaatkan karakter bahari kota ini.

Doulos Hope menjadi salah satu contoh bagaimana fasilitas pelabuhan dapat menghadirkan aktivitas yang mempertemukan kepentingan maritim dengan wisata edukasi.

Model kunjungan seperti ini berpotensi memperluas pilihan kegiatan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Wisatawan yang datang ke Batam tidak hanya memiliki pilihan untuk berbelanja, menikmati kuliner, atau mengunjungi destinasi rekreasi, tetapi juga dapat mengenal pengalaman berbasis literasi dan interaksi lintas budaya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Telkomsel Luncurkan Kampanye 'TeleponSebelumTerlambat' di Momen Hari Ayah dan Pahlawan

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengapresiasi kehadiran kapal buku terapung tersebut karena dinilai memperkaya pilihan wisata sekaligus menghadirkan manfaat edukatif bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi kehadiran Doulos Hope di Batam. Selain menghadirkan pengalaman edukatif melalui buku, kunjungan ini turut memperkaya pilihan wisata dan memperkenalkan potensi Batam sebagai kota yang terbuka terhadap kunjungan internasional,” ujarnya.

Menurut Ariastuty, kehadiran kapal tersebut menjadi bagian dari pengalaman baru yang dapat dinikmati masyarakat sekaligus memperlihatkan peluang pengembangan wisata di Batam.

Kunjungan kapal internasional dengan konsep yang unik juga membuka ruang bagi pengembangan aktivitas wisata yang lebih beragam. Dengan dukungan fasilitas pelabuhan dan pengelolaan kunjungan yang baik, potensi maritim dapat diterjemahkan menjadi pengalaman yang memberikan manfaat lebih luas bagi pengunjung.

BACA JUGA:  Amsakar Achmad Pastikan Proyek Strategis Pembangunan Jalan di Batam Terus Berlanjut

Merawat Literasi, Memperkaya Pengalaman Wisata

Di tengah perkembangan teknologi digital dan semakin mudahnya akses informasi melalui gawai, kehadiran perpustakaan fisik di atas kapal menawarkan pengalaman tersendiri. Pengunjung memiliki kesempatan untuk kembali berinteraksi dengan buku secara langsung, menjelajahi koleksi bacaan, dan menemukan pengetahuan melalui pengalaman yang lebih personal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *