DLH Batam Tanam 1.700 Mangrove di Tanjung Piayu, 34 Perusahaan Bersatu Jaga Lingkungan

Menurut Dohar, sebanyak 34 perusahaan ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kontribusi mereka tidak hanya berupa penyediaan bibit mangrove, tetapi juga komitmen untuk merawat pohon-pohon yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik.

“Ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga memastikan mangrove tersebut tetap hidup dan memberikan manfaat bagi lingkungan pesisir Batam di masa depan,” jelasnya.

Dohar menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, termasuk menjaga kebersihan kawasan pesisir dan mengurangi persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di Kota Batam.

Bacaan Lainnya

“Kami mengajak seluruh masyarakat Batam untuk bersama-sama menjaga lingkungan hidup. Tidak hanya melalui penanaman pohon, tetapi juga dengan mengelola sampah secara bijak dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Sejumlah perusahaan yang turut mendukung kegiatan tersebut antara lain CGK Power, ECOC, Cimata, VisiN, PGN, PLN, Pembangunan Asahan Aluminium (Persero) serta sejumlah perusahaan besar lainnya yang beroperasi di Kota Batam.

Melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, Pemerintah Kota Batam berharap gerakan penghijauan pesisir ini mampu memperkuat ekosistem mangrove, mengurangi dampak perubahan iklim, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang. (Iman Suryanto)

Pos terkait