“Batam memiliki keunggulan sebagai kawasan strategis yang dekat dengan Singapura dan Malaysia. Momentum libur Natal dan akhir tahun ini dimanfaatkan wisatawan untuk berkunjung,” jelasnya.
Lonjakan kunjungan WNA ini menjadi sinyal positif bagi pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Batam di penghujung 2025. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan dapat terus menjaga kelancaran pelayanan, keamanan, serta kenyamanan wisatawan agar tren positif ini berlanjut ke tahun berikutnya.
Dengan arus wisatawan mancanegara yang terus meningkat, Batam semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu gerbang ekonomi dan pariwisata internasional Indonesia di wilayah barat.(Iman Suryanto)










