Dialog Kebangsaan di Batam: Kepri Perkuat Karakter Generasi Muda di Tengah Ancaman Era Digital

“Negara yang berhasil menjawab tantangan dengan baik adalah negara yang memiliki modal kebangsaan dan identitas nasional yang kuat,” ujarnya.

Kepri Jaga Tradisi Kerukunan
Nyanyang juga menyinggung capaian Kepulauan Riau dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.

Ia menyebut indeks kerukunan umat beragama Kepri pada periode 2023–2024 berada di posisi kedua secara nasional. Sementara pada 2025, Kepri berada di peringkat keempat nasional dengan nilai indeks 77,89 poin.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Wagub Nyanyang Harris Pratamura Ucapkan Selamat Hari Buruh 2026, Ajak Perkuat Sinergi Pekerja dan Pemerintah

Capaian tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat Kepri selama ini relatif harmonis dengan mengedepankan toleransi dan saling menghargai.

“Ini membuktikan bahwa masyarakat Kepri senantiasa hidup rukun, damai, dan saling bertoleransi,” katanya.

Ia berharap kondisi tersebut terus dipertahankan dan diperkuat, terutama melalui pendidikan karakter, penguatan wawasan kebangsaan serta keterlibatan aktif generasi muda.

Dialog Kebangsaan di Batam ini diharapkan tidak berhenti sebagai forum diskusi, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif agar masyarakat semakin bijak menyikapi derasnya arus informasi.

Dengan karakter yang kuat, pemahaman kebangsaan yang kokoh dan sikap saling menghargai, generasi muda diharapkan mampu memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai sarana produktif tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai kebangsaan.(Iman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *