Dialog Kebangsaan di Batam: Kepri Perkuat Karakter Generasi Muda di Tengah Ancaman Era Digital

Ia menegaskan, penguatan wawasan kebangsaan diperlukan untuk mencegah degradasi moral sekaligus membangun generasi muda yang memiliki karakter kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.

Wawasan kebangsaan, lanjutnya, merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya yang berlandaskan falsafah, cita-cita serta tujuan nasional.

Pemahaman tersebut diharapkan menjadi benteng bagi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif yang muncul seiring perkembangan teknologi dan informasi.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Pemprov Kepri Kawal Program Prabowo, MBG hingga Kampung Nelayan Merah Putih Dipastikan Tepat Sasaran

“Dengan semakin kuat dan kokohnya pemahaman tentang wawasan kebangsaan, diyakini menjadi benteng kokoh dari pengaruh-pengaruh negatif yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi dan informasi,” ujarnya.

Perkuat Moderasi dan Tangkal Intoleransi
Selain penguatan karakter, dialog tersebut juga menjadi ruang untuk mendorong komitmen kebangsaan, moderasi beragama serta upaya bersama menangkal intoleransi, radikalisme dan penyebaran informasi yang berpotensi memecah persatuan.

Nyanyang mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan keberagaman sebagai modal sosial untuk membangun Kepulauan Riau dan Indonesia yang lebih maju, damai dan sejahtera.

Ia optimistis semangat persatuan dan kebersamaan akan menjaga Kepri sebagai daerah yang aman dan kondusif sekaligus menjadi contoh kerukunan bagi daerah lain di Indonesia.

BACA JUGA:  KKSS Kepri Gelar Buka Puasa Bersama di Batam, Wagub Nyanyang Ajak Jaga Kondusivitas Daerah

“Dengan semangat persatuan dan kebersamaan, saya yakin Kepulauan Riau akan terus menjadi daerah yang aman, kondusif, dan menjadi teladan kerukunan bagi Indonesia,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya kembali menanamkan empat pilar kebangsaan kepada generasi muda, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

Keempat pilar tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun identitas nasional yang kuat sekaligus menghadapi berbagai tantangan yang berkembang di era modern.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *