Di Tengah Banjir Informasi Digital, UKW KJK Dorong Wartawan Kepri Perkuat Verifikasi

Kondisi tersebut, menurut Hendri, menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi insan pers.

Hal itu semakin penting bagi Kepri yang merupakan wilayah kepulauan sekaligus perbatasan negara dengan posisi strategis secara geografis, ekonomi, sosial dan geopolitik.

“Informasi yang disampaikan media dapat mempengaruhi kepercayaan masyarakat, stabilitas sosial, bahkan citra daerah di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Bacaan Lainnya

Karena itu, Pemerintah Provinsi Kepri berharap wartawan yang mengikuti UKW dapat menjadi bagian dari kekuatan intelektual yang ikut mencerdaskan masyarakat.

BACA JUGA:  YELLO Hotel Harbour Bay Batam Hadirkan Pengalaman Staycation Glowing Bersama Mahacare Aesthetic Clinic

Hendri menegaskan pers tidak harus selalu menyampaikan pemberitaan positif mengenai pemerintah. Kritik dan kontrol sosial tetap dibutuhkan sebagai bagian dari fungsi pers dalam kehidupan demokrasi.

Namun, kritik tersebut harus dibangun berdasarkan data, fakta dan proses verifikasi serta tetap mengedepankan kepentingan publik.

“Kritik tetap diperlukan, kontrol sosial tetap diperlukan, namun kritik dan kontrol sosial tersebut akan jauh lebih konstruktif apabila dibangun berdasarkan data, fakta, verifikasi dan kepentingan publik,” ujarnya.

Hendri menyebut pelaksanaan UKW KJK Angkatan I 2026 telah melalui proses seleksi dan verifikasi.

Dari tujuh kelas yang mendaftar, hanya empat kelas yang dinyatakan memenuhi persyaratan dan lolos mengikuti UKW.

BACA JUGA:  Daihatsu Beri Beasiswa Rp385 Juta untuk SMK Terbaik di GIIAS 2026, Ini Daftar Pemenangnya

Menurut dia, proses tersebut menunjukkan bahwa kompetensi wartawan harus dibangun melalui mekanisme yang objektif, terukur dan profesional.

“UKW tidak semata-mata dimaknai sebagai proses untuk memperoleh sertifikat kompetensi, tetapi harus ditempatkan sebagai instrumen profesionalisme dan standar etik,” katanya.

Ia berharap sertifikat kompetensi yang diperoleh peserta nantinya berjalan seiring dengan tanggung jawab moral untuk menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, independen, faktual dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Informasi yang cepat tetapi tetap akurat, kritis tetapi tetap beretika, dan bebas tetapi tetap bertanggung jawab,” ujar Hendri.

Pelaksanaan UKW KJK Angkatan I 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem pers di Kepri, khususnya dalam menghadapi era banjir informasi, hoaks, misinformasi dan disinformasi.

BACA JUGA:  Cagub Kepri H. Muhammad Rudi : Kesiapan Infrastruktur Dasar Jadi Prioritas

Dengan kompetensi dan integritas, wartawan diharapkan mampu menjalankan fungsi pers secara profesional sekaligus tetap menjaga independensi ruang redaksi dan kepentingan publik. (Iman Suryanto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *