Dekopin Batam Desak Pemko Beri Ruang Lebih Besar untuk Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Ketua Dekopin Batam, Fandy Iood,
Ketua Dekopin Batam, Fandy Iood,

“Di bidang kepelabuhanan, koperasi harus diberi ruang partisipasi. Minimal, pemerintah mengatur agar tidak terjadi monopoli, sehingga koperasi-koperasi bongkar muat bisa mendapatkan porsi usaha yang fair,” tegasnya.

Langkah ini, lanjut Fandy, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo–Gibran yang menempatkan penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan koperasi sebagai salah satu agenda utama pembangunan nasional.

Dekopin Batam berharap pemerintah daerah lebih serius mengintegrasikan koperasi dalam rantai ekonomi strategis, termasuk pelabuhan, perdagangan, dan sektor jasa lainnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Pertamina Patra Niaga Sumbagut Raih 14 Penghargaan di ENSIA 2025

Dengan dukungan kebijakan yang berpihak, koperasi diyakini dapat berkontribusi signifikan pada pertumbuhan ekonomi Batam sekaligus memastikan manfaat pembangunan dirasakan hingga ke lapisan masyarakat terbawah.

“Jika Batam ingin tumbuh inklusif, maka koperasi harus berada di garis depan. Pemerintah hanya perlu memberikan ruang, sisanya masyarakat siap bergerak,” tutup Fandy. (Iman Suryanto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *