Pada malam puncak, suasana semakin semarak saat Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra turut menyapa masyarakat dengan membawakan lagu “Berkibarlah Benderaku” dan “Terima Kasih Cinta” yang disambut antusias ribuan warga. Kehadiran penyanyi nasional Budi Doremi turut menambah kemeriahan perayaan malam penutup HJB ke-196.
Pada kesempatan sama, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan penghargaan kepada anak-anak Batam yang berhasil mengharumkan nama daerah melalui prestasi nasional dan internasional.
“Malam ini terasa istimewa karena kita memberikan apresiasi kepada anak-anak Batam yang telah mempersembahkan prestasi terbaik. Potensi generasi muda Batam luar biasa dan mampu membawa nama daerah hingga ke tingkat internasional,” ujar Amsakar.
Apresiasi juga diberikan kepada Forkopimda Kota Batam atas peran aktif dalam menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas daerah. Amsakar menilai, situasi Batam yang tetap aman dan terkendali selama 10 bulan terakhir tidak terlepas dari sinergi Forkopimda dalam mengawal berbagai agenda pembangunan dan penyelesaian persoalan daerah.
Dalam momen tersebut, Amsakar turut menyampaikan pesan solidaritas kemanusiaan. Pemerintah Kota Batam bersama masyarakat berhasil menghimpun bantuan senilai total Rp10,5 miliar untuk membantu masyarakat terdampak bencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Rincian bantuan tersebut meliputi Rp7,5 miliar dari APBD Kota Batam yang akan disalurkan masing-masing Rp2,5 miliar per provinsi. Sementara itu, donasi masyarakat Batam diperkirakan mencapai Rp3 miliar hingga akhir tahun, di luar bantuan berupa sembako, pakaian dan logistik lainnya.
“Ini menjadi bukti bahwa masyarakat Batam memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Apa yang kita lakukan bersama ini adalah bentuk bakti dan empati untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatra,” tambahnya.









