Dari Pesisir ke Pasar: UMKM Rempang Tunjukkan ‘Taring’ di Program SiTaskin

Penguatan UMKM di kawasan Rempang Eco City juga menjadi sinyal positif bagi iklim investasi dan pembangunan ekonomi inklusif di Batam. Selain membuka lapangan kerja, sektor ini juga berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan ekonomi, khususnya di wilayah pesisir.

Ke depan, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat agar UMKM lokal mampu naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar nasional hingga ekspor.

Di balik berkembangnya berbagai usaha masyarakat tersebut, terdapat program pembinaan yang dilakukan oleh PT Makmur Elok Graha (MEG) sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi warga.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Dari Udara: Rempang Eco-City Mulai Terlihat, Babak Baru Transformasi Ekonomi Batam

Januar Ari Setiomo, Community Development MEG yg membawahi pembinaan UMKM mengatakan saat ini pihaknya membina sekitar 26 UMKM yang berada di kawasan Rempang Eco City.

“Sekarang ada sekitar 26 UMKM yang kami bina. Jenis usahanya beragam, mulai dari makanan dan kuliner, kerajinan tangan, hingga produk kreatif seperti batik dan berbagai kerajinan berbasis budaya lokal,” ujar Januar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *