Amsakar juga menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus mendorong sinergi dengan berbagai elemen, mulai dari organisasi, komunitas alumni, Forkopimda, hingga masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat partisipasi publik sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Ia menjelaskan, Pemko Batam saat ini tengah menjalankan 15 program prioritas pembangunan. Sebagian besar program tersebut telah berjalan, sementara tiga program lainnya masih dalam proses penanganan, yakni pelayanan air bersih, pengendalian banjir, dan pengelolaan sampah.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar berbagai persoalan ini dapat segera ditangani dengan baik. Kami juga berharap dukungan untuk terus menyampaikan hal-hal positif demi kemajuan Kota Batam,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kebersamaan antaralumni merupakan kekuatan besar dalam membangun komunikasi, kolaborasi, dan kontribusi nyata bagi daerah.
“Kebersamaan seperti ini penting untuk menjaga hubungan kekeluargaan antar alumni. Silaturahmi ini bukan hanya mempertemukan secara personal, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang bermanfaat bagi pembangunan daerah dan masyarakat,” kata Ludi.
Ia berharap momentum tersebut dapat terus dipertahankan serta menjadi jembatan untuk memperkuat sinergi antar daerah, khususnya antara Kota Pagar Alam dan Kota Batam. (***)









