BPS: Inflasi Mei 2026 Menguat 0,28 Persen, Pangan dan Energi Dorong Kenaikan Harga

ilustrasi inflasi
ilustrasi inflasi

Dari sisi kewilayahan, BPS mencatat sebanyak 31 provinsi mengalami inflasi selama Mei 2026, sementara tujuh provinsi mengalami deflasi.

Provinsi dengan inflasi tertinggi adalah Maluku yang mencapai 0,93 persen. Sementara itu, deflasi terdalam terjadi di Gorontalo sebesar 0,96 persen.

Data tersebut menunjukkan bahwa tekanan harga masih terjadi secara luas di berbagai wilayah Indonesia, meskipun intensitasnya berbeda-beda tergantung kondisi pasokan, distribusi, dan karakteristik konsumsi daerah masing-masing.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Nilai Ekspor Indonesia Naik 9,86 Persen atau Senilai US$ 24,75 Miliar di Juli 2025

Para ekonom menilai inflasi tahunan yang telah menembus level 3 persen perlu terus diwaspadai, terutama jika kenaikan harga pangan dan energi berlanjut pada semester kedua 2026. Stabilitas pasokan pangan, pengendalian distribusi, serta kebijakan energi yang terukur akan menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan momentum pertumbuhan ekonomi nasional. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *