BPS: Inflasi Mei 2026 Menguat 0,28 Persen, Pangan dan Energi Dorong Kenaikan Harga

ilustrasi inflasi
ilustrasi inflasi

Turunnya harga komoditas tersebut membantu meredam tekanan inflasi yang berasal dari kelompok pangan dan energi.

Berdasarkan komponen pembentuk inflasi, seluruh kelompok mengalami kenaikan harga pada Mei 2026. Komponen inti mencatat inflasi sebesar 0,22 persen dengan andil terbesar terhadap inflasi bulanan, yakni 0,14 persen.

Peningkatan inflasi inti dipengaruhi oleh kenaikan harga sejumlah barang dan jasa, antara lain:
1. Minyak goreng
2. Telepon seluler
3. Laptop atau notebook
4. Pelumas mesin
5. Nasi dengan lauk
6. Jasa pemeliharaan dan servis kendaraan

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  BPS : Ayam, Telur dan Santan Picu Inflasi di Kepri pada Desember 2024

Sementara itu, komponen harga yang diatur pemerintah (administered prices) mengalami inflasi sebesar 0,52 persen dengan andil 0,10 persen. Kenaikan pada kelompok ini dipicu oleh harga bahan bakar rumah tangga, bensin, tarif angkutan udara, sigaret kretek mesin, dan solar.

Adapun komponen harga bergejolak (volatile food) mencatat inflasi sebesar 0,22 persen dengan andil 0,04 persen, yang terutama berasal dari kenaikan harga cabai merah, bawang merah, tomat, beras, dan sawi hijau.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *