BP Batam Siapkan Sejumlah Langkah Perkuat Ketahanan Air, Buka Peluang Kemitraan

IDNNEWS.CO.ID, BATAM — Badan Pengusahaan (BP) Batam menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat ketahanan air bersih bagi masyarakat, khususnya di wilayah Nongsa dan sekitarnya. Upaya ini dilakukan menyusul penurunan tinggi muka air (TMA) Waduk Nongsa akibat minimnya curah hujan di tengah fenomena cuaca ekstrem El Niño.

Untuk menjaga ketersediaan air bersih, BP Batam telah mengalirkan air dari Embung Kebun Raya Nongsa melalui jaringan pipa transmisi air baku menuju Waduk Nongsa. Selain itu, penguatan jaringan distribusi dilakukan melalui pemasangan pipa interkoneksi yang menghubungkan jalur distribusi Waduk Duriangkang dengan kawasan Nongsa.

BP Batam juga tengah memasang mini booster pump untuk memperkuat aliran air menuju kawasan dengan elevasi tinggi dan ujung jaringan distribusi (end-line), seperti Perumahan Renggali, Citra Nongsa, Taman Yose, Prasetya, dan Sambau. Sementara itu, frekuensi pengiriman air menggunakan mobil tangki ditingkatkan untuk membantu warga terdampak selama proses penanganan berlangsung.

Bacaan Lainnya

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan bahwa pemanfaatan kapasitas infrastruktur air publik tetap mengutamakan kebutuhan domestik masyarakat.

“Fokus utama BP Batam saat ini adalah memastikan air sampai ke rumah-rumah warga. Kami terus menggesa percepatan pemasangan mini booster pump dan penguatan jaringan terintegrasi agar gangguan suplai akibat dampak kekeringan El Niño pada Waduk Nongsa dapat segera teratasi secara optimal,” ujar Ariastuty, Rabu (14/10/2026).

BACA JUGA:  Relokasi Tembesi Tower di Batam Capai 98 Persen, PT TPM Fokus Pendampingan Warga

Ia memahami kekhawatiran masyarakat akibat gangguan pasokan air. Menurutnya, penurunan debit sumber air baku karena minimnya curah hujan di wilayah Nongsa menjadi salah satu faktor yang perlu diantisipasi untuk menjaga kontinuitas layanan.

Di sisi lain, peningkatan kebutuhan air seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi juga menuntut pengelolaan sumber air serta jaringan distribusi yang semakin optimal.

BP Batam Wajibkan Pengembang Data Center Siapkan SWRO

Terkait kebutuhan air untuk pengembangan pusat data atau data center, Ariastuty menjelaskan bahwa pengembangan ekosistem pusat data di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP) maupun kawasan industri Kabil telah diarahkan menggunakan sistem pengelolaan air mandiri berbasis teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) atau desalinasi air laut.

Menurutnya, Nongsa Digital Park juga telah memiliki embung internal untuk mendukung kebutuhan pemeliharaan kawasan.

Ariastuty menjelaskan bahwa dukungan pasokan air dari Waduk Duriangkang untuk pusat data selama tahap konstruksi dan persiapan fasilitas bersifat sementara dan sangat terbatas. Adapun untuk operasional penuh, setiap pengembang pusat data diwajibkan membangun dan memfungsikan instalasi SWRO secara mandiri.

BACA JUGA:  Dorong Generasi Muda Berprestasi, BP Batam Dukung Penuh Event Olahraga

Berdasarkan data BP Batam, sebagian besar rencana investasi pusat data di Batam masih berada dalam tahap perencanaan jangka panjang dan konstruksi awal. Satu pelaku usaha telah beroperasi, satu lainnya masih dalam tahap konstruksi, sedangkan empat lainnya berada dalam tahap rencana konstruksi.

Di kawasan Nongsa, dua pelaku usaha pusat data lainnya masih dalam tahap rencana pengembangan. Sementara itu, dua pelaku usaha di kawasan Kabil juga belum beroperasi dan masih berada dalam tahap perencanaan konstruksi.

“Kami memandang pentingnya penyampaian informasi yang akurat mengenai status pembangunan dan kebutuhan utilitas ini dilakukan. Sehingga, dapat dibedakan perencanaan pengembangan proyek masa mendatang dengan pemakaian aktual saat ini,” kata Ariastuty, yang akrab disapa Tuty.

Ia menambahkan, pemanfaatan SWRO menjadi salah satu alternatif pemenuhan kebutuhan air industri pusat data dengan tetap memperhatikan keberlanjutan sumber air dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Buka Peluang Kemitraan untuk Perkuat Pasokan Air

Untuk memperkuat ketahanan air Batam, BP Batam menyiapkan langkah melalui optimalisasi sumber air baku, perbaikan jaringan distribusi, serta percepatan pembangunan infrastruktur air bersih.

BP Batam juga tengah berdiskusi agar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dapat kembali dilaksanakan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan berkoordinasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BACA JUGA:  US Treasury Mulai Dipertanyakan, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Selain itu, sesuai arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, BP Batam mendorong revitalisasi pipa distribusi serta pengalihan prioritas anggaran infrastruktur untuk memperkuat layanan air bersih.

Pemasangan sistem pemantauan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berbasis Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) secara berkelanjutan juga menjadi prioritas. Sistem ini ditujukan untuk mendeteksi kebocoran sekaligus memantau kondisi operasional jaringan distribusi.

BP Batam turut membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta maupun instansi pemerintah terkait, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai (BWS). Kerja sama tersebut mencakup pengembangan teknologi SWRO serta penjajakan potensi pasokan air dari Kabupaten Lingga dan Bintan.

“Sebagaimana disampaikan oleh Bapak Kepala BP Batam, kami membuka berbagai alternatif kerja sama kemitraan dalam rangka meningkatkan performa dan ketahanan air bagi masyarakat Kota Batam. Para investor swasta ataupun pemerintahan, kami membuka peluang itu untuk kepentingan masyarakat,” ujar Tuty.

Dalam jangka panjang, pembangunan waduk baru juga menjadi salah satu sasaran BP Batam. Proses pembangunan hingga waduk dapat dimanfaatkan diperkirakan membutuhkan waktu lima hingga tujuh tahun.

“Seluruh opsi perlu dijalankan secara terpadu agar Batam tidak hanya mengatasi kebutuhan air saat ini, tetapi juga membangun ketahanan pasokan air yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *