BP Batam Optimistis Perluasan FTZ Jadi 22 Pulau Dorong Lonjakan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait

“Singapura menempati posisi teratas dalam investasi di Kota Batam. Penguatan langkah-langkah strategis untuk memperkuat investasi ini dapat semakin mengakselerasi kemitraan antara Batam dan Singapura. Kami optimistis pertemuan bilateral ini mampu membawa pertumbuhan ekonomi Batam menjadi lebih maju lagi,” ujar Ariastuty pada Rabu (10/6/2026) sore.

Ia menambahkan, perluasan kawasan FTZ hingga mencakup 22 pulau akan memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan industri baru, pembangunan infrastruktur, serta penciptaan lapangan kerja yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan semakin luasnya cakupan FTZ dan kuatnya dukungan kerja sama Indonesia-Singapura, Batam diproyeksikan akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi paling dinamis di Indonesia.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Dukung Operasional Berkelanjutan Berbasis AI, Indosat Ooredoo Hutchison dan Nokia Jalin Kerjasama

Kawasan ini tidak hanya berpotensi menjadi hub investasi regional, tetapi juga memainkan peran penting dalam pengembangan industri berteknologi tinggi, energi hijau, serta ekonomi digital yang menjadi arah pembangunan ekonomi masa depan.

Perluasan FTZ Batam menjadi 22 pulau sekaligus menandai babak baru dalam transformasi ekonomi Kepulauan Riau. Dengan dukungan investasi yang terus meningkat dan sinergi erat antara Indonesia dan Singapura, kawasan Batam, termasuk Pulau Tanjung Sauh, diprediksi akan menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menarik lebih banyak investor global dalam beberapa tahun ke depan. (Iman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *