Dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk unsur pemerintah dan aparat terkait serta mitra internasional, diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan proyek.
Bagi Batam dan Kepulauan Riau, investasi ini berpotensi membuka peluang penciptaan lapangan kerja, memperluas aktivitas industri, serta meningkatkan keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok industri global.
Meski demikian, pencapaian target investasi dan penyerapan tenaga kerja tetap akan ditentukan oleh realisasi pembangunan di lapangan.
Dengan demikian, tindak lanjut MoU menjadi tahapan penting untuk memastikan rencana pengembangan kawasan industri tersebut dapat berlanjut menjadi kegiatan produksi dan memberikan dampak ekonomi secara berkelanjutan.(iman)













