Pesawat tersebut mengalami keterlambatan selama 25 menit.
Meski sejumlah fasilitas pendukung mengalami gangguan, manajemen BIB memastikan fasilitas vital penerbangan tetap berfungsi normal. Sistem keselamatan dan keamanan penerbangan, lampu landasan pacu (runway lights), serta peralatan pemeriksaan keamanan menggunakan sinar-X (X-Ray) tetap beroperasi.
Kondisi tersebut menjadi prioritas penanganan agar gangguan pasokan listrik tidak mengganggu aspek keselamatan dan keamanan penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
Untuk menjaga keberlangsungan operasional, tim teknis BIB segera mengalihkan pasokan daya ke sistem kelistrikan cadangan, baik secara otomatis maupun manual, melalui penggunaan generator set (genset) utama dan uninterruptible power supply (UPS).
Langkah tersebut dilakukan untuk menopang fasilitas penting sekaligus meminimalkan dampak gangguan listrik terhadap pelayanan penumpang dan aktivitas penerbangan.
Secara bersamaan, tim teknis melakukan pemulihan bertahap terhadap fasilitas yang terdampak, termasuk sistem pendingin ruangan, konveyor bagasi, jaringan internet, layanan parkir kendaraan, serta avio bridge AE5.
Normalisasi dilakukan agar seluruh fasilitas tersebut dapat kembali beroperasi secara optimal.











