BI: Distribusi Lancar dan Pasar Murah Jadi Kunci Inflasi Kepri Tetap Stabil

IDNNews.co.id, Batam — Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah kondisi pasokan daerah yang terbatas.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Tim Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEKDA) BI Kepri, Adik Afrinaldi, dalam kegiatan Capacity Building Kehumasan 2025 di Bintan, Selasa (25/11/2025).

Dalam sesi diskusi bersama media, Adik Afrinaldi mengungkapkan bahwa inflasi Kepri pada 2024–2025 menunjukkan perkembangan positif dan semakin terkendali dibandingkan periode sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pergerakan inflasi tahun 2025 berada pada jalur yang menggembirakan. Hingga Oktober, inflasi year-to-date berada di level 2,08%, masih jauh di bawah batas atas target nasional 3,5%.

“Kalau kita lihat perkembangan inflasi tahun-tahun terakhir ini cukup baik. Kita ingat tahun 2023 inflasinya tinggi sekali, sementara 2024–2025 semakin rendah. Sekarang saja year to date sudah 2,08%,” jelas Adik.

Ia optimistis inflasi November dan Desember akan tetap terkendali, bahkan membuka kemungkinan terjadinya deflasi ringan seiring pola historis musim belanja dan distribusi barang.

Pos terkait