IDNNEWS.CO.ID, SORONG – Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, mendorong pemerintah pusat untuk membentuk area perdagangan bebas atau free trade zone (FTZ) di wilayah Papua.
Usulan tersebut ia sampaikan dengan mencontohkan keberhasilan Batam dalam menarik investasi dan memacu pertumbuhan ekonomi.
Hal itu diungkapkan Fary dalam Seminar Nasional Pembangunan Indonesia bertema “Transformasi Investasi untuk Pembangunan Papua yang Inklusif dan Berkelanjutan” yang digelar di Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (16/1/2026).
Fary menyampaikan tanpa keberadaan FTZ, realisasi investasi di Papua Barat Daya masih relatif rendah.
Mengutip data terbaru BPS, jumlah penduduk Papua Barat Daya mencapai sekitar 636.434 jiwa pada 2025 dengan luas wilayah sekitar 39.122,95 km².
“Provinsi ini merupakan salah satu daerah dengan jumlah penduduk paling sedikit di Indonesia, sehingga tantangannya dalam menarik investor sangat besar,” ujarnya.










