Batam Tumbuh 6,76 Persen, Pemko Fokus Tingkatkan Serapan Tenaga Kerja

IDNNEWS.CO.ID, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan strategi serta capaian Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam menekan tingkat pengangguran terbuka saat mengikuti presentasi kepala daerah pada ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah secara daring, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut diikuti dari Ruang Rapat Embung Fatimah, Lantai 4 Kantor Wali Kota Batam.

Dalam paparannya, Amsakar menyampaikan gambaran umum Kota Batam. Wilayah ini memiliki luas 1.020,28 kilometer persegi yang terdiri atas 454 pulau, 12 kecamatan, dan 64 kelurahan, dengan jumlah penduduk mencapai 1.394.459 jiwa.

Bacaan Lainnya

Dari sisi ekonomi, Batam menunjukkan tren pertumbuhan positif. Pada 2024, pertumbuhan ekonomi tercatat 6,69 persen dan meningkat menjadi 6,76 persen pada 2025.

“Persentase kemiskinan juga menurun, dari 4,85 persen pada 2024 menjadi 3,81 persen pada 2025. Tingkat pengangguran terbuka turut turun dari 7,68 persen menjadi 7,57 persen,” ujar Amsakar.

Meski demikian, ia menegaskan tingginya arus migrasi menjadi tantangan utama dalam pengendalian pengangguran di Batam. Kota ini tercatat sebagai salah satu dari lima daerah dengan tingkat migrasi tertinggi di Indonesia, setelah Bogor, Bekasi, Tangerang, dan Bandung.

Pada 2025, jumlah penduduk yang keluar dari Batam tercatat 31.353 jiwa, sedangkan penduduk yang masuk mencapai 49.009 jiwa. Dengan demikian, terdapat selisih 17.656 jiwa pendatang baru.

“Selisih ini menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan lapangan kerja dan jumlah pencari kerja,” katanya.

Pos terkait