Batam Siap Jadi Hub Transhipment Global dengan Kapasitas 1,6 Juta TEUs

IDNNEWS.CO.ID, BATAM — Ambisi menjadikan Kota Batam sebagai pusat logistik dan pelabuhan transhipment internasional kian serius. PT Batam Terminal Petikemas (PTK) menargetkan peningkatan kapasitas terminal hingga mencapai 1,6 juta TEUs per tahun dalam beberapa tahun ke depan.

Direktur PTK, Capt. Basori Alwi, mengungkapkan target tersebut merupakan bagian dari kewajiban dalam perjanjian konsesi jangka panjang selama 36 tahun 9 bulan bersama mitra operator global.

“Untuk mencapai kapasitas 1,6 juta TEUs, kami harus melakukan pengembangan signifikan, termasuk penambahan area sekitar 20 hektare serta penguatan infrastruktur,” ujar Basori.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Bank BTN Area Batam Dorong Realisasi Kredit Program Perumahan Lewat Gathering Developer di Batam

Pengembangan ini tidak hanya mencakup perluasan lahan, tetapi juga investasi alat berat pelabuhan seperti penambahan enam unit Ship to Shore (STS) crane dan 20 unit Rubber Tyred Gantry (RTG). Studi kelayakan (feasibility study) direncanakan mulai dilakukan tahun depan, dengan target operasional penuh pada 2028–2029.

Saat ini, volume petikemas di Batam tercatat sekitar 700.000 TEUs per tahun, dengan sekitar 60 persen merupakan aktivitas ekspor-impor dan sisanya domestik. Namun, lonjakan kapasitas hingga 1,6 juta TEUs tidak hanya mengandalkan volume lokal, melainkan juga mengincar pasar transhipment global.

“Sekitar 1 juta TEUs yang kita targetkan ke depan adalah volume transhipment. Ini berarti Batam harus naik kelas menjadi hub internasional,” tegas Basori.

BACA JUGA:  180 Pegolf Meriahkan Danlanud Golf Tournament 2026, Firmansyah: Sport Tourism Batam Kian Menggeliat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *