Batam Raih Penghargaan Daerah Perbatasan Terinovatif IGA 2025 dari Kemendagri

Penjaringan dilakukan terhadap 36.742 inovasi daerah, kemudian dilanjutkan verifikasi akademik oleh Universitas Indonesia dan Universitas Hasanuddin, presentasi kepala daerah, validasi lapangan, serta sidang pleno final.

Tahun ini juga tercatat sebagai penyelenggaraan dengan jumlah inovasi terbanyak selama IGA digelar. Namun demikian, Yusharto mengungkapkan masih terdapat ketimpangan sebaran inovasi antarwilayah, di mana 75 persen inovasi masih didominasi dari Jawa dan Sumatera.

Ia menegaskan bahwa IGA berfungsi sebagai instrumen strategis untuk memperkuat ekosistem inovasi daerah serta menjadi dasar penyusunan insentif fiskal dari pemerintah pusat.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Wako Amsakar: Batam Unggul Secara Strategis, Optimis Pertumbuhan Ekonomi Meningkat

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, menyampaikan apresiasi kepada daerah yang berhasil meraih penghargaan. “Inovasi bukan sekadar program, tetapi kunci memperkuat pelayanan publik, mempercepat digitalisasi, dan memastikan pemerataan pembangunan,” katanya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *